Apakah Anda mendambakan hidup Anda menjadi lebih SEJAHTERA, CERIA dan lebih menyenangkan? Apakah Anda
sudah jenuh dalam KESULITAN, ingin lepas dari belitan utang, berharap uang datang mengejar Anda, mendambakan OMZET meningkat dan usaha berkembang, sehingga Anda bisa santai?
Maukah Anda menikmati apa yang Anda miliki alih-alih selalu bernafsu untuk “LEBIH”? Apakah Anda berharap bisa hidup di "zona nyaman", didorong oleh arus kuat menuju orang dan peluang yang tepat? Bisakah Anda berhenti mengkhawatirkan uang dan hidup dengan lebih mudah secara emosional saat ini?
Jika Anda menjawab "ya" untuk semua pertanyaan ini dan menginginkan perubahan positif yang bertahan lama, maka bersiaplah untuk mengalami EKSTASI TAWAKAL. Ya, BERSERAH DIRI adalah SOLUSI atas segala PROBLEMATIKA hidup yang Anda hadapi hari ini. Maka, bersiaplah menikmati dahsyatnya SENSASI penyerahan diri.
Anda akan selalu merasa TENTRAM, damai dan Hidup penuh KECUKUPAN karena senantiasa MENYERAHKAN DIRI kepada Allah swt dalam menghadapi segala macam rintangan sebagaimana yang dijelaskan dalam Al Qur-an surat Lukman ayat 22, yang artinya :
“Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.”
‘BERSERAH DIRI’ di sini, tentunya bukan menjadi orang yang inferior dan tidak mau berbuat apa-apa ketika ujian datang. Namun berserah diri di sini ialah menyerahkan jiwa seutuhnya kepada Allah dengan keyakinan penuh bahwa Dia Yang Maha Suci dan Maha Pengatur pasti memilihkan yang terbaik bagi manusia. Berserah diri bukan bearti mengabaikan usaha, justru harus berupaya sekuat kemampuan yang ada dengan ber-positif thinking pada Allah
Guru Spiritual kita, Sesepuh Pengajian Tawakal, Allahyarham H. Permana Sasrarogawa menjelaskan, TAWAKAL (Berserah Diri) adalah kunci rahasia untuk memanifestasikan kekuatan dan kesuksesan dalam semua bidang kehidupan, termasuk pekerjaan, hubungan, seksualitas, penuaan yang bercahaya, serta kesehatan dan PENYEMBUHAN.
Di dunia yang penuh tantangan, persaingan dan ketegangan ini, tidak ada jalan lain bagi kita yang lebih mudah, selain BERSERAH DIRI dan MENYERAHKAN segala masalah dan harapan serta rencana yang ingin kita wujudkan. Setelah berpelukan, menyerah menghilangkan penghalang jalan dan kelelahan yang datang dari "berusaha terlalu keras" —dan itu membantu Anda mencapai tujuan dengan lebih mudah dan membawa kebahagiaan yang berkelanjutan. SERAHKAN pada Allah, apa pun masalah dan keinginan kita, YAKINLAH DIA akan men-TAKE OVER semuanya.
Hal ini telah difirmankan dalam Al Qur’an surat Al-Baqarah ayat 112 yang berbunyi sebaga berikut:
"(Tidak demikian) bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati ”.
Ayat ini menunjukkan bentuk kepasrahan diri yang sebenarnya yaitu; menyerahkan sepenuhnya hasil amal/perbuatan kepada Allah dan tetap berbuat baik. Ayat ini menegaskan bahwa yang dimaksud berserah diri bukanlah duduk diam dan bermalas-malasan tapi tetap harus dengan usaha yang sebaik-baiknya dan dalam usaha dan hasilnya kita serahkan pengaturannya kepada Allah.
Dengan menyerahkan semua pengaturan hidup kita kepada Allah berati kita sudah memposisikan diri sebagai hamba yang tunduk dan patuh serta ridha terhadap segala keputusan-Nya sebagaimana tujuan awal kita diciptakan.(az).



