Perlukah kita MEMBANGKITKAN dan MENGEMBANGKAN Adat, Budaya dan Kearifan Lokal yang diwariskan Nenek Moyang kita, para LELUHUR Nusantara ?
Kita perlu mengadakan Program Pemberdayaan Muslimat Nusantara Berbasiskan Spiritualitas dan Budaya di berbagai daerah.🇮🇩🚀💰
Inilah PERTANYAAN kedua yang dihadapkan kepada para peserta Program Pemberdayaan Muslimat Nusantara yang diselenggarakan Surat Kabar Jenius bekerjasama dengan Team Pengelola Dana Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Samudera Biru Line dan Dewan Kemakmuran Surau Suluak Inyiak Cubadak.
Para hadirin pun lama terdiam, sampai akhirnya ada satu dua yang menjawab, “Perlu.” Namun sayangnya ketika ditanya, “Mengapa kita PERLU membangkitkan dan mengembangkan Adat dan Budaya kita?” Ruangan pun kembali SENYAP.
Sekalipun, akhirnya ada seorang peserta yang melontarkan KEPRIHATINAN serta kerisauannya melihat SITUASI dan KONDISI di tengah masyatakat kita yang dikatakannya sedang mengalami KRISIS KEBUDAYAAN.
“Bahkan, Budaya masyarakat Indonesia dewasa ini telah mengalami KRISIS yang cukup PARAH jika dibandingkan dengan budaya masyarakat Indonesia jaman dulu,” tandasnya.
Saudaraku..❤️ Sebangsa dan Setanah Air, setidaknya itulah gambaran yang dapat kami laporkan dari berbagai tempat di Nusantara yang menyelenggarakan Program Pemberdayaan Muslimat Nusantara yang terlaksana berkat dukungan dana CSR PT. Samudera Biru Line, misalnya di Solo, Jepara, Cikarang, Jakarta, Palembang, Jambi, Bukittingi dan Padang.
Bahkan di Ranah Minangkabau yang disebut sebagai Negeri yang berlandaskan “Adat Bersendi Syara’ Syara’ Bersendi Kitabullah” itu, semakin banyak orang yang tidak tahu dengan “NAN AMPEK (Nan Empat)”.? Sehingga dalam KOMUNIKASI hampir kehilangan “TENGGANG RASO”, bagaikan “Sawah tak Berpematang lagi.”
Padahal, berbicara tentang Indonesia, berarti kita bicara Nusantara dan tentu saja tidak bisa lepas dari keberagaman budaya dan adat istiadatnya. Kebudayaan Indonesia tersebar di seluruh nusantara.
Keberagaman budaya Indonesia yang berbeda-beda dari setiap daerah menjadi keunikan dari negara indonesia. Didalam kehidupan sehari-hari kita senantiasa bersinggungan secara langsung maupun tidak langsung dengan yang namanya budaya ataupun hasil budaya.
Bahkan tanpa kita sadari, terkadang kita juga telah MERUSAK budaya itu sendiri.
Sebagai bangsa Indonesia, seharusnya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesia yang sangat beragam. Akan tetapi pada kenyataannya, pada saat ini telah banyak masyarakat Indonesia yang sudah mulai berpaling dan menyukai kebudayaan yang berasal dari negara lain.
Hal ini dapat terjadi, karena kurangnya pemahaman dan pengenalan masyarakat Indonesia terhadap budaya Indonesia itu sendiri. Karena Itulah penting dan perlunya kita MEREVITALISASI Adat dan Budaya Nusantara.
Mungkin masyarakat menilai bahw BUDAYA itu hanya berupa KESENIAN, adat istiadat, tari-tarian, lukisan dan lain sebagainya. Padahal, makna dari budaya Indonesia lebih luas dari hanya sekedar itu.
Budaya meliputi suatu proses dari cara berpikir yang mempresentasikan seluruh pemikiran dan pengalaman manusia baik orang per orang maupun kolektif, beserta juga hasil-hasilnya yang berupa benda mati.
Mau tidak mau, disadari ataupun tidak, bangsa Indonesia mulai mengalami krisis budaya. Hal ini bisa kita lihat dari kehidupan kita sehari-hari yang mana kita lebih memilih menggunakan produk-produk import dibandingkan dengan menggunakan produk dalam negeri.
Lebih suka mengikuti trend mode dan gaya kebarat-baratan, bahkan sampai ke birokrasipun telah mengadopsi budaya barat, dengan adanya korupsi, kolusi dan nepotisme tanpa ada rasa malu.
Dalam kaitan itulah, kita perlu mengadakan Program Pemberdayaan Muslimat Nusantara Berbasiskan Spiritualitas dan Budaya di berbagai daerah.
Semoga Program Pemberdayaan Muslimat Nusantara dapat kita selenggarakan di berbagai tempat di Seluruh Indonesia secara berkesinambungan. Aamiin. Wassalam 🙏 (az).



