-->
logo

‎HUBUNGAN SPIRITUAL CARE DAN KESEHATAN TUBUH : Saling Mendukung Dalam Penyembuhan Holistik.‎

Hot News

Hotline

‎HUBUNGAN SPIRITUAL CARE DAN KESEHATAN TUBUH : Saling Mendukung Dalam Penyembuhan Holistik.‎

‎Miris..... Memang‼️ Negara Se religius Indonesia yang mewarisi Budaya Spiritual Nusantara, belum holistik dalam sistem pengobatan.

‎Karuan saja hal ini dapat menimbulkan beberapa konsekuensi signifikan terhadap kesehatan pasien dan efektivitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

‎Padahal pasien yang sedang dirawat dirumah sakit membutuhkan asuhan keperawatan yang holistik dimana perawat dituntut untuk mampu memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif bukan hanya pada masalah secara fisik namun juga spiritualnya.

‎Karena itulah selain perawatan medis (medical care), perawatan spiritual (spiritual care) sangat dibutuhkan karena mendukung penyembuhan holistik.

‎"Holistik" dalam konteks ini berarti sistem yang mempertimbangkan semua aspek kesehatan individu: fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual, bukan hanya fokus pada gejala penyakit tertentu

‎Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care  mempertegas bahwa caring adalah sebagai hubungan dan interaksi yang di perlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian mempengaruhi  kesanggupan pasien untuk sembuh.

‎Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berfikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. caring dalam keperawatan di pelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik.

‎Jadi, Spiritual Caring adalah pemeliharaan hubungan yang berhubungan dengan menghargai orng lain serta nilai-nilai yang di percayai oleh seseorang dalam hubungannya dengan kekuatan yang lebih tinggi (Allah).

‎Hubungan Kesehatan Spiritual dan Kesehatan Tubuh

‎UU Kesehatan nomor 36/2009 mendefenisikan kesehatan sebagai “keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

‎Dengan demikian, pemerintah Indonesia sesungguhnya mendefenisikan kesehatan secara holistik, yakni dengan memasukkan aspek spiritual sebagai bagian dari defenisi sehat.  Maka akan ada 1) sehat fisik, 2) sehat mental, 3) sehat spiritual dan 4) sehat sosial.

‎Namun sayangnya, menurut Taufiq Pasiak, penambahan aspek spiritual dalam defenisi sehat di atas belum diikuti dengan langkah-langkah taktis implementatif.

‎Setidaknya pendapat para dokter tentang spiritualitas dapat dikelompokkan ke dalam 7 kelompok :

‎1.      Spiritualitas adalah berdoa dan bersembahyang. Memang ada efek terhadap kesembuhan, tetapi subyektif dan belum ada bukti,

‎2.      Defenisi spiritualitas tidak jelas. Apakah ini berbeda dengan agama,

‎3.      Kesehatan spiritual adalah istilah baru yang belum dikenal. Apakah ada bukti ilmiah bahwa spiritual berpengaruh terhadap kesehatan,

‎4.      Kesehatan spiritual adalah kegiatan mistik dalam pengobatan. Siapa yang akan melaksanakan kesehatan spiritual ini. Bagaimana melaksanakannya. Bukankah sudah cukup jika ruhaniwan yang mengurusnya.

‎5.      Bagaimana caranya ia akan masuk ke dalam ilmu kedokteran,

‎6.      Apakah spiritualitas itu sama dengan mental, sehingga cukup menjadi urusan ilmu kedokteran jiwa (psikiatri)?

‎7.      Ilmu kedokteran itu berurusan dengan hal-hal yang nyata. Sedangkan spiritualitas itu tidak nyata alias gaib.

‎Namun masih ada kalangan kedokteran yang melihat spiritualitas dengan pandangan yang lebih positif.

‎"Kelompok positif ini melihat bahwa perhatian terhadap spiritualitas pasien dapat membuat ilmu kedokteran lebih manusiawi. Memang perlu dipikirkan lebih dalam lagi spiritualitas ini dalam konteks kedokteran," pungkasnya.

‎Akhirul kalam. Hubungan antara spiritual care (perawatan spiritual) dan kesehatan tubuh sangat erat, di mana pemenuhan kebutuhan spiritual membantu meningkatkan kualitas hidup yang secara holistik mendukung pemulihan fisik dan kesejahteraan mental pasien, menjadikan perawatan ini bagian penting dari pendekatan kesehatan integral. (az).




This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.