-->
logo

QIYAMUL LAIL POWER: Menjemput Rezeki ke Langit pada Sepertiga Malam

Hot News

Hotline

QIYAMUL LAIL POWER: Menjemput Rezeki ke Langit pada Sepertiga Malam


Jakarta, SKJENIUS.COM,- PRIHATIN....‼️🤭😭 Betapa tidak. Tiap hari, terus bertambah banyak orang mengeluh. Hidup rasanya makin sulit. Bumi dipijak terasa sempit. Rumah dihuni sudah berderit. Masalah datang kian rumit. Emak-emak pun menjerit. Pasalnya, harga kebutuhan pokok terus melangit. Parahnya lagi, si Bapak pun makin susah cari duit. 

Padahal mereka sudah berusaha susah-payah. Bekerja keras, siang malam. Bersimbah peluh, mandi keringat di panas terik. Basah kuyup diguyur hujan. Tiada kenal lelah, membanting tulang. Bukit di daki, lurah dituruni, sungai diarungi. Danau diselami. Lautan pun sudah dilayari. Namun hasilnya belumlah memadai untuk hidup yang layak. 

Mungkin banyak diantara kita yang memyangka bahwa mencari REZEKI itu di bumi. Maka berusahalah mereka bekerja keras setiap hari, katanya mencari uang. 

Namun sayangnya, rezeki yang mereka impikan tak kunjung dapat. Sebuah proyek yang mereka kejar dan diharapkan bisa memberi uang yang banyak, ternyata gagal didapatkan. 

Bisnis yang di atas kertas bisa menguntungkan ternyata setelah dijalani bukan untung yang didapat tapi buntung, usaha tersebut bangkrut dan gulung tikar, tinggallah akhirnya gigit jari menyesali takdir. 

Karena itulah perlu kita pahami dan SADARI bahwa usaha, kerja, gaji, upah bukanlah itu yang membawa rezeki pada kita, tapi karena Allah menghendakinya, maka kita beroleh rezeki lewat usaha, kerja, yang berupa gaji, upah, bonus ataupun itu. Mengapa? 

Karena Allah melihat kita pantas mendapatkannya, kita toh sudah kerja keras dan rezeki itu memang jatah kita. Jadi kita berikhtiar untuk MEMANTASKAN diri agar diberi rezeki. 

Hal ini ditegaskan Allah dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 212, “…Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendakinya tanpa batas.” 

Guru Mursyid kita, Allahyarham Haji Permana Sasrarogawa, pendiri Pengajian Tawakal mengingatkan bahwa Allah ‘Azza Wajalla memberikan rezeki kepada siapa saja yang dikehendakinya sesuai hikmah dan rahmat-Nya. Allah Ta’ala telah mengatur semua rezeki. Maka mohonlah kepada Allah agar terus diberi nikmat rezeki yang halal dan berdo'alah : 

"Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa. 

“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah no. 925, shahih). 

Jadi, Rezeki ada di langit dan bukan di bumi. Maka JEMPUT rezeki itu ke langit melalui ZIKIR, Shalat Shuha, Qoyamul Lail Power dan TAHAJUD di Sepertiga Malam (QS Al-Isra : 79-80). 

Lebih lanjut Sesepuh Pengajian Tawakal itu mengingatkan bahwa umumnya, jika seseorang giat dalam usahanya, ia pun tak lupa untuk berdoa, namun lupa untuk TAWAKAL (berserah diri). Adapula yang berserah diri namun tidak melakukan usaha dan doa dan sebaliknya. Padahal, ketiganya harus diterapkan agar bisa mewujudkan sebuah PERUBAHAN yang signifikan dalam KEHIDUPAN. 

Jadi, USAHA atau ikhtiar adalah jalan agar Allah melihat seberapa gigih kita megharapkan yang terbaik dari-Nya, maka dari itu saat kita mengharapkan sesuatu dalam kehidupan kita senjata yang paling ampuh selain doa adalah usaha, karena melalui usaha tersebutlah Allah akan mengubah takdir kita. (az).

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.