-->
logo

Peranan SPIRITUAL CARE dan HOSPITALITY dalam Proses PENYEMBUHAN Pasien

Hot News

Hotline

Peranan SPIRITUAL CARE dan HOSPITALITY dalam Proses PENYEMBUHAN Pasien


Selama ini banyak orang beranggapan  bahwa rumah sakit itu adalah 'hospital.' Padahal arti 'hospital' bukanlah rumah sakit. Banyak orang lupa bahwa 'hospital' berasal dari kata 'hospitality'. 'Hospitality' berarti keramahan. Jika dikaitkan dengan makna dari 'hospital' betul juga. Mereka yang pergi ke hospital seharusnya mendapatkan keramahan atau pelayanan dari para pegawai tempat tersebut.

‎Jadi, menurut saya, kita telah salah dalam memberikam nama 'rumah sakit' kepada tempat berobat dan perawatan medis. Bukankah seharusnya disebutkan sebagai rumah sehat? Dengan kata lain seharusnya mereka yang dalam keadaan sakit, datang untuk berobat adalah untuk sembuh. Dengan kata lain, mereka yang datang ke tempat tersebut merasa berada di tempat yang pantas untuk menjadi sembuh.

‎Seseorang yang datang untuk sembuh dari sakitnya semestinya mendapatkan pelayanan dengan penuh hospitality. Seseorang yang dalam keadaan kurang sehat dapat dengan cepat sembuh jika mendapatkan perhatian atau hospitality.

‎Hubungan Kesehatan SPIRITUAL dan Kesehatan TUBUH:

‎Setiap orang dalam hidupnya pasti akan menghadapi yang namanya masalah atau penyakit. Sikap seseorang dalam menghadapi masalah sangat ditentukan oleh keyakinan mereka masing-masing. Keyakinan yang dimiliki setiap orang selalu dikaitkan dengan kepercayaan atau agama.

‎Spiritual, keyakinan dan agama merupakan hal yang berbeda namun seringkali diartikan sama. Karena itulah, penting sekali bagi seorang perawat memahami perbedaan antara Spiritual, keyakinan dan agama guna menghindarkan salah pengertian yang akan mempengaruhi pendekatan perawat dengan pasien.

‎Pasien yang sedang dirawat dirumah sakit membutuhkan asuhan keperawatan yang holistik dimana perawat dituntut untuk mampu memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif bukan hanya pada masalah secara fisik namun juga spiritualnya.

‎Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care  mempertegas bahwa caring adalah sebagai hubungan dan interaksi yang di perlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian mempengaruhi  kesanggupan pasien untuk sembuh.

‎Jadi, Spiritual Caring adalah pemeliharaan hubungan yang berhubungan dengan menghargai orng lain serta nilai-nilai yang di percayai oleh seseorang dalam hubungannya dengan kekuatan yang lebih tinggi (Allah).

‎UU Kesehatan nomor 36/2009 mendefenisikan kesehatan sebagai “keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

‎Dengan demikian, pemerintah Indonesia sesungguhnya mendefenisikan kesehatan secara holistik, yakni dengan memasukkan aspek spiritual sebagai bagian dari defenisi sehat.  Maka akan ada 1) sehat fisik, 2) sehat mental, 3) sehat spiritual dan 4) sehat sosial.

‎Dengan demikian, ‎Perhatian terhadap spiritualitas pasien dan hospitality dapat membuat ilmu kedokteran lebih manusiawi.

‎Untuk itulah perlu dipikirkan lebih dalam lagi spiritualitas dan hospitality ini dalam konteks kedokteran.🙏👍

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.