Setiap orang tentu ingin merasakan nikmatnya shalat khusyu'. Namun, mencapai kekhusyukan adalah sebuah perjuangan yang membutuhkan pemahaman dan latihan.
Pasalnya ketika shalat, terkadang kita merasa Raga ada di atas sajadah, tapi jiwa melanglang buana entah ke mana. Berkeliaran menuju sesuatu yang abstrak, layaknya adegan sinetron ketika salah seorang pemain mengalami amnesia dan berusaha membuka memori lama dalam benaknya. Semuanya seakan terekam secara acak, tak jelas rupa, samar peristiwa.
Shalat yang khusyuk dapat diraih antara lain dengan pemahaman mendalam tentang manfaat spiritual dan praktis dari Ibadah Shalat itu.
Berikut adalah beberapa manfaat gerakan shalat untuk membantu Anda mencapai kekhusyukan:
KHASIAT GERAKAN RUKU':
Pada saat kita melakukan gerakan rukuk secara sempurna, Insya Allah kita dapat merasakan manfaat gerakan sholat bagi kesehatan, khususnya mendapatkan khasiat dari gerakan rukuk tersebut. Manfaat gerakan shalat pada saat rukuk sangat baik untuk otot dan tulang.
Pada saat rukuk, posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Sedangkan Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
I’TIDAL
Bangun dari rukuk, Kita melakukan I’tidal, yakni tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud
Posisi yang terbaik dalam kehidupan manusia beriman adalah ketika dia sujud, yang disebutkan juga oleh Rasulullah SAW sebagai posisi terdekat seorang hamba dengan Rabb-Nya.
Pada saat kita melakukan gerakan sujud, posisi otak akan lebih rendah daripada jantung. Hal ini bermanfaat untuk mempermudah aliran darah yang kaya oksigen ke otak kita.
DUDUK DALAM SHALAT
Saat Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostat ) dan saluran vas deferens. Posisi ini ternyata sangat berguna untuk melawan diare, serta mengatur keseimbangan saraf terutama di bagian kaki. Jika dilakukan dengan benar, postur ini mencegah impotensi.
SALAM
Manfaat gerakan ketika memberi Salam sangat terkait dengan bagian leher. Sebagaimana kita ketahui, di dalam leher terdapat banyak bagian tubuh yang vital seperti saraf, kelenjar-kelenjar, pembuluh darah, otot-otot, tulang-tulang, dan lainnya.
Jadi, pada dasarnya, bila dikaji dari aspek kesehatan, maka, seluruh gerakan shalat bermanfaat untuk meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi sel pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.(az)



