Assalamu’alaikum, Wr.Wb 🙏
Saudara saudara ku semua... ❤️
Mari kita renungkan sejenak perihal Zikir Nafas ini..👍
Zikir Nafas adalah satu cara mendekatkan diri kita serta memohon pertolongan kepada Allah SWT. Zikir Nafas ini bertumpu pada "nafas dan saluran nafas itu sendiri" dalam kita mendekatkan diri pada Allah SWT. Teknis yg begitu sederhana dalam beribadah, saudara ku.
Namun tidaklah kita menyadari bhw penyakit yang dahsyat saat ini bernama Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah
penyebab kematian tertinggi, yang mengakibatkan nafas berhenti. Oleh karenanya mari kita memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan Zikir Nafas agar Saluran Nafas kita terlindungi dan nafas tidak berhenti karena Penyakit Jantung Koroner.
Bisa jadi Allah SWT sedang "men-jumper" paru paru kita yang selama ini kita gunakan untuk bernafas namun mati dari "Kalimah Allah". Berbagai jenis penyakit yang diderita manusia, sesungguhnya hanya lah alat "jumper" saja agar kita kembali kepada Nya. Agar paru paru kita kembali basah dengan Kalimah Allah. Bagaimana pun juga segala jenis penyakit itu ciptaan Allah.
Saudara saudara ku...
Kita yg sdh pernah berlatih Zikir Nafas, kenapa kita harus bebal untuk tidak mempraktekkan nya dikala ujian berat ini tiba padahal kita tau bahwa ini semua berasal dari pada Nya.
Mari lindungi Nafas kita dan salurannya dengan Zikir Nafas. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan pada kita dalam Kasih Sayang Nya. Amin yra 🙏.
Zikir Nafas sebanyak 2 kali sehari, selama 20 menit setiap Zikir dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan kematian kardiovaskular hingga 48% dengan menurunkan tekanan darah, stres, dan kadar kortisol. Teknik ini meningkatkan fungsi saraf parasimpatis, memperbaiki variabilitas detak jantung (HRV), dan meningkatkan suplai oksigen ke jantung.
Berikut adalah PANDUAN ZIKIR NAFAS untuk KESEHATAN JANTUNG:
1. Zikir Pernapasan Diafragma (Perut): Duduk nyaman, letakkan satu tangan di dada dan satu di perut. Tarik napas perlahan melalui hidung (4 detik) hingga perut mengembang, tahan (2 detik), lalu hembuskan perlahan melalui mulut (6 detik) hingga perut mengempis.
Setiap Tarikan Nafas ikuti dengan ucapan, "Allah" (dalam hati). Demikian pula waktu menghembuskan nafas, ucapkan, "Allah" (dalam hati).
2. Pernapasan Lambat (Slow Breathing): Tarik napas dalam-dalam 4 detik, tahan sebentar, hembuskan 4 detik. Secara bertahap tingkatkan hembusan napas menjadi 6-7 detik untuk relaksasi lebih dalam.
3. Fokus dan Rutinitas: Lakukan secara rutin di tempat tenang, fokus pada sensasi napas, dan gunakan wewangian atau bukhur yang menambah kekhusyukan jika perlu.
Zikir Nafas rutin membantu mengendalikan emosi dan mengurangi kecemasan, yang merupakan pemicu utama stres penyebab penyakit jantung. (az)



