-->
logo

‎UNDANGAN TADABBUR ALAM: Laut Sakti Rantau Bertuah Orang Kampung Banyak Keramat‎

Hot News

Hotline

‎UNDANGAN TADABBUR ALAM: Laut Sakti Rantau Bertuah Orang Kampung Banyak Keramat‎


‎Keistimewaan Budaya Minangkabau terletak pada KEKUATAN KATA-KATA BERTUAH yang dirangkai oleh para LELUHUR sebagai hasil Percikan Permenungan Beliau dalam memaknai Hidup, Kehidupan dan TADABBUR Alam.

‎Karena itu, Minangkabau bukan hanya sebagai tempat hidup dan mati, bukan hanya tempat hidup dan berkembang, tetapi Minangkabau juga memiliki makna filosofis. Seperti yang ada dalam ungkapan pepatah minangkabau “alam takambang jadi guru”.

‎Menurut Guru Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah, Allah Yarham Syaikh Rifa’i Datuk Indo Maradjo, Alam memiliki makna yang mendalam dengan segala bentuk, sifat, serta segala yang terjadi di dalamnya, merupakan sesuatu yang dapat dijadikan sebagai pedoman, ajaran, dan guru. “Karena itu, orang Minang sangat perlu memperhatikan petuah-petuah tersebut, sehingga malam dibuat untuk bantal dan siang dibuat untuk tongkat,” kata Beliau yang dikenal juga dengan panggilan Inyiak Cubadak.

‎Saya teringat dengan sebuah PETUAH yang disampaikan Inyiak Cubadak yang mengandung arti yang dalam dan padat dengan nilai-nilai yang harus dijadikan suluh dalam perjalanan hidup kita, yaitu, “Laut sati rantau batuah orang kampung banyak keramat.”

‎”Laut sati” adalah bahwa kadangkala daerah atau rantau yang ditempuh itu bukanlah kota bebas, namun ada beberapa aturan atau pantangan yang harus dihindari atau batasan yang tidak boleh dilanggar. Sedangkan ”Rantau batuah” itu hampir mirip pengertiannya bahwa rantau/negeri orang itu selalu mempunyai keistimewaan buat daerahnya.

‎Jadi antara satu daerah/negeri itu tidaklah sama adat kebiasaannya dengan daerah lainnya, sehingga kalau memasuki daerah orang, kita harus mempelajari terlebih dahulu adat kebiasaan masyarakatnya dan tidak berbuat sekehendak hati saja.

‎Dalam kaitan itulah Kami bersama Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman  mengundang para Ikhwan untuk menghadiri Kegiatan TADABBUR ALAM dalam rangka “BERGURU KEPADA ALAM. Insya Allah akan diselenggarakan pada:

‎Hari : Sabtu

‎Tanggal: 14 Maret 2026

‎Jam : 21.00-23.30

‎Tempat : Rooftop Masjid Baiturrahman, Jl. Raya Sukamantri No. 110, Desa Sukaraya, Kec. Karang Bahagia, Cikarang, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Tadabbur alam adalah aktivitas merenungkan keindahan dan keajaiban ciptaan Allah SWT di alam semesta untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan rasa syukur. Manfaat utamanya meliputi penyucian jiwa (terapi mental/stres), penguatan spiritual, peningkatan kecerdasan (observasi), dan menumbuhkan kesadaran untuk melestarikan lingkungan.

MANFAAT UTAMA TADABBUR ALAM:

‎1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan: Merenungkan kebesaran Allah melalui pemandangan alam (gunung, laut, langit) membuat manusia menyadari betapa kecilnya diri dan betapa besarnya pencipta.

‎2. Meningkatkan Rasa Syukur: Mengamati keindahan alam memunculkan kesadaran atas nikmat-nikmat Allah yang tak terhitung.

‎3. Penyembuhan Mental dan Kesehatan Jiwa: Lingkungan alam yang asri terbukti dapat mengurangi stres, meningkatkan suasana hati (mood), dan memberikan ketenangan pikiran.

‎4. Mengembangkan Ilmu Pengetahuan (Rekreasi Ilmiah): Tadabbur alam menjadi sarana belajar langsung tentang siklus alam, biologi, dan fenomena ilmiah, sering kali mengaitkan ayat-ayat kauniyah dengan kebesaran Allah.

‎5. Menumbuhkan Cinta Lingkungan: Menyadari alam sebagai ciptaan Allah menanamkan rasa tanggung jawab untuk menjaga kelestarian dan tidak berbuat kerusakan.

‎6. Stimulasi Kreativitas dan Keterampilan: Mengamati interaksi ekosistem meningkatkan kemampuan observasi, analisis, dan imajinasi.

‎Semoga Kita Bersama Dapat Memaknai Tadabbur Alam untuk Meningkatkan Intensitas Syukur, Alhamdulillah 🙏

‎Wassalam,

‎Kyai Ageng Khalifatullah ❤️

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.