Di tengah hiruk pikuknya situasi politik tanah air yang semakin memanas suhunya, para pebisnis tentu saja perlu BERPIKIR EKSTRA untuk mengetahui cara agar kegiatan bisnis mereka tidak terkena dampak negatif dari gonjang-ganjingnya peristiwa politik yang sedang dan akan terjadi sesudah Pemilu 2019 nanti. Mereka tentu harus tetap berupaya meningkatkan omset penjualan.
Berdasarkan Penelitian dan pengalaman kami bersama para pengusaha Muslim di Al-Hikmah Spiritual Business Network, CARA meningkatkan omset penjualan sebenarnya sangat terkait dengan bagaimana setiap pemilik bisnis memanfaatkan / mengoptimalkan semua aset yang dimiliki, untuk meraih hasil yang diinginkan. Pasalnya, tujuan untuk meningkatkan omset penjualan ataupun meningkatkan keuntungan bisnis tidak hanya terkait dengan menarik lebih banyak pelanggan / klien.
Ada banyak fakta terjadi bahwa walaupun pelanggan / klien bisnis tidak terlalu banyak, tetapi bisa menghasilkan omset penjualan yang terus meningkat. Dalam kaitan itulah kami mengembangkan Konsep Pemasaran Holistik Al-Hikmah (Al-Hikmah Holistic Marketing). Konsep Pemasaran Holistuk Al-Hikmah adalah filosofi pemasaran bisnis yang diciptakan oleh Ketua Dewan Syura Majelis Dakwah Al-Hikmah Kyai Ageng Khalifatullah Malikaz Zaman.
Konsep Al-Hikmah Holistic Marketing pada HAKIKATNYA menjadikan Bisnis dan semua bagiannya sebagai satu kesatuan tunggal dalam MENGEJAWANTAHKAN tugas KEKHALIFAHAN di dunia bisnis untuk menebarkan MANFAAT dari suatu Ide, Produk, Barang dan Jasa agar dapat DINIKMATI dan atau DIRASAKAN manfaat dan kegunaannya oleh umat manusia, sehingga dapat memberikan KEUNTUNGAN dan FAEDAH bersama, sehingga dapat mencapai tujuan bersama untuk setiap kegiatan dan orang yang terkait dengan bisnis itu.
Jadi, Holistik Marketing merupakan suatu konsep pemasaran menyeluruh, yaitu konsep dimana para pemasar berusaha untuk meningkatkan kesadaran dari suatu kebutuhan konsumen agar didapat pendekatan yang lebih lengkap dan menyatu (kohesif) sehingga melebihi aplikasi konsep pemasaran secara tradisional. Konsep ini dibangun berdasarkan PERSENYAWAAN antara prinsip Manajemen Ilahiyah dengan Manajemen of Soul, Tata Niaga Nusantara dan Gugus Kendali.
Pada dasarnya Konsep Pemasaran Holistik Al-Hikmah itu konsepnya bertumpu pada KAIDAH KEMASLAHAN UMAT, yakni :
1. Manfaat Bersama
2. Problem Solver;
3. Kemanusiaan;
4. Keselarasan;
5. Ukhuwah.
Karena itulah Al-Hikmah Holistic Marketing diharapkan menjadi MANTRA BARU dalam upaya menangkal serangan Konsep Pemasaran Kapitalis yang menjadikan KONSUMEN hanya semata-mata sebagai OBYEK untuk memuaskan NAFSU para Kaum BORJUIS.
Sehingga para Pemilik Kapital itu memperlakukan buruh sebatas ALAT PRODUKSI dan karyawan sebagai alat manajemen dan pemasaran, demikian juga para Klien dan Relasi Bisnis pun dimanfaatkan sebatas mata rantai untuk mencapai keuntungan MATERI belaka.
Dalam Konsep Pemasaran Holistik Al-Hikmah, Bisnis itu dipandang seperti tubuh manusia: ia memiliki bagian yang berbeda, tetapi ia hanya dapat berfungsi dengan baik ketika semua bagian itu bekerja bersama menuju tujuan yang sama.
Konsep pemasaran holistik menegakkan keterkaitan ini dan percaya bahwa perspektif yang luas dan terpadu sangat penting untuk mencapai hasil terbaik.
Filosofi ini memiliki beberapa fitur berikut:
1. Tujuan Bersama;
2. Problem Solving
3. Kegiatan yang Harmonis;
4. Aktivitas Terpadu;
5. Komponen Pemasaran Holistik;
6. Relationship Marketing;
7. Sistem Pemasaran yang Terigtegrasi;
8. Internal Marketing;
9. Pemasaran yang bertanggung jawab secara sosial.
The Al-Hikmah Holistic Marketing is Marketing for a BETTER WORK. Pemasaran untuk Dunia yang Lebih Baik, Suatu Pendekatan Holistik untuk mencapai Tujuan Bersama Umat Manusia di Seluruh Dunia. (az)



