-->
logo

‎MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SEDEKAH: Perisai Penolak Bala, Pelindung dari Badai Financial

Hot News

Hotline

‎MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SEDEKAH: Perisai Penolak Bala, Pelindung dari Badai Financial





‎Ngeriiiiih.......‼️😨 Mengawali 2026, rakyat Indonesia dilanda kekhawatiran terhadap ancaman bahaya Badai Financial Global. Pasalnya, Prospek Ekonomi Dunia 2026 Masih Suram dan menghadapi tahun yang penuh tekanan.

‎Bahkan mayoritas ekonom utama dunia masih melihat risiko pelemahan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan.

‎Karuan saja hal ini membuat rakyat kecil dan pengusaha UMKM jadi ketar-ketir. Parahnya lagi, ekonomi Indonesia pun sedang tidak baik-baik saja. Proyeksi ekonomi Indonesia 2026 menghadapi tantangan serius dengan potensi melambat dibandingkan 2025 akibat gejolak geopolitik global, melemahnya daya beli, dan penyusutan kelas menengah.

‎Risiko seperti ini memang tidak bisa dihindarkan dalam dunia bisnis karena itu setiap perusahaan harus mempunyai manajemen risiko. Manajemen risiko sendiri berperan untuk menyelamatkan perusahaan dari ketidakpastian.

‎Karena itulah, Manajemen Risiko yang efektif adalah langkah proaktif yang sangat baik untuk menjaga Kesehatan dan Stabilitas perusahaan serta mencegah ancaman krisis financial.

‎Manajemen risiko adalah proses terstruktur dan sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, mengelola, dan memantau potensi ancaman (finansial, operasional, hukum, reputasi) yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi. Tujuannya adalah memitigasi dampak negatif, memaksimalkan peluang, dan memastikan keberlangsungan bisnis dengan pendekatan proaktif.

‎Alhamdulillah, sudah sejak lama Spiritual Business Consultant mengembangkan MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SEDEKAH: Perisai Penolak Bala, Pelindung dari Badai Financial.

Mengelola risiko merupakan tantangan strategis bagi organisasi, yang harus menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan beragam. Diperkenalkan pada tahun 2009, standar MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SEDEKAH dimaksudkan untuk membantu organisasi mengelola berbagai jenis risiko secara sistematis dan komprehensif dengan menawarkan kerangka kerja universal yang dapat membantu organisasi mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam sistem manajemen keseluruhannya.

‎Sedekah menolak bala artinya sedekah dapat mencegah atau menghindarkan seseorang dari musibah, bencana, dan hal buruk lainnya, baik di dunia maupun di akhirat, berdasarkan banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa bala bencana tidak dapat mendahului sedekah.

‎Sebagaimana hal tersebut ditegaskan dalam Sabda Nabi SAW yang diriwayatkan oleh At-Thabrani: "Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah."

Seiring dengan itu, sedekah pun sedekah dapat menarik rezeki. Makanya, sedekah adalah kunci pembuka pintu rezeki lancar dan hidup berkah, melipatgandakan pahala dan harta menghapus dosa, dan menjadi investasi dunia akhirat, dengan janji Allah akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik dan tak terduga, baik berupa harta, kesehatan, maupun ketenangan hidup (QS. Al-Baqarah: 261).

Manajemen risiko berbasis sedekah (khususnya zakat, infak, sedekah/ZIS) adalah pendekatan pengelolaan risiko yang dikembangkan Spiritual Business Consultant yang mengintegrasikan kepatuhan syariah (QS. At-Taubah: 60) dengan standar profesional, seperti ISO 31000:2018. Tujuannya adalah memitigasi risiko operasional, reputasi, dan kepatuhan guna menjamin stabilitas keuangan serta optimalisasi pengelolaan dana perusahaan.

Komponen Utama Manajemen Risiko Berbasis Sedekah:

‎1. Identifikasi Risiko (Murni & Spekulatif),

‎2. Analisis dan Penilaian Risiko (Risk Assessment),

‎3. Evaluasi dan Prioritas Risiko (Risk Evaluation),

‎4. Mitigasi/Penanganan Risiko (Risk Response/Treatment),

‎5.  Pemantauan dan Tinjauan (Monitoring & Review),

‎6. Komunikasi dan Konsultasi.

‎Jika Anda ingin penjelasan lebih teknis tentang manajemen risiko, silakan menghubungi Spiritual Business Consultant :

‎Email : aby.zamry1@gmail.com

Website: www.skjenius.com

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.