Prihatin.............‼️🤭 Betapa tidak. Di negara yang kekayaan alamnya melimpah, penduduk Indonesia masih menghadapi tantangan rendahnya harapan hidup sehat. Bahkan, tingkat kesehatan Indonesia secara global berada di posisi 109 dari 197 negara dengan skor 68,84.
Derajat kesehatan masyarakat yang rendah sering disebabkan oleh kombinasi kemiskinan, kurangnya sanitasi bersih, perilaku hidup tidak sehat, dan pelayanan kesehatan yang tidak merata. Dampak utamanya adalah angka stunting tinggi, gizi buruk, serta tingginya angka penyakit menular/kronis.
Padahal, menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan disebutkan bahwa: "Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis."
Itulah sebabnya Majelis Dakwah Al-Hikmah sangat konsisten dalam dakwahnya agar pemerintah dan rakyat Indonesia menyadari pentingnya Konsep Kesehatan Holistik (Holistic Wellness). Tujuannya agar rakyat Indonesia bisa menikmati hidup Sehat wal 'Afiat, Lahir Batin, Sejahtera Sosial dan Spiritual.
Untuk itulah kita mendorong pemerintah untuk mau dan mampu mengeksplorasi keanekaragaman geologi (geodiversity), hayati (biodiversity) dan budaya (cultural variety) akan meningkatkan getaran positif pada kesehatan fisik, emosional dan mental, juga akan memberikan dampak positif pada aspek sosial, lingkungan dan spiritual yang berkaitan dengan kesejahteraan makhluk hidup.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan sebagai, "...keadaan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap, bukan sekadar tidak adanya penyakit atau kelemahan"
Sejumlah kejadian, situasi, atau peristiwa sehari-hari dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjadi bahagia dan sehat. Sederhananya, kesehatan adalah proses yang disengaja dan aktif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup seseorang secara keseluruhan.
Untuk mengoptimalkan kesehatan dan kebahagiaan, kita dianjurkan untuk fokus pada delapan dimensi kesejahteraan (emosional, lingkungan, keuangan, intelektual, pekerjaan, fisik, sosial, dan spiritual).
Masing-masing dimensi kesehatan ini memerlukan perhatian. Mengabaikan masalah di satu area sering kali menyebabkan masalah di area lain. Hal ini dapat mengakibatkan efek "mendominasi" Meskipun keseimbangan memainkan peran penting dalam kehidupan, hampir mustahil untuk menyeimbangkan delapan dimensi sekaligus.
Namun, daripada mencoba menyeimbangkan kedelapan hal secara bersamaan, temukan keharmonisan pribadi. Jelajahi apa yang cocok untuk Anda karena tidak ada formula yang cocok untuk semua orang. Setiap orang memiliki proses yang berbeda dan pengalaman unik yang semuanya memerlukan kombinasi autentik untuk setiap dimensi.
Makanya kita harus pandai Merangkul Kegelisahan & Tantangan Hidup ditengah Ekonomi Suram, Biaya Hidup Melangit. Perih Tapi Kita Harus Tetap Sukses. Hidup harmonis dengan kesulitan dan tantangan bukanlah tentang menghindari masalah, melainkan kemampuan untuk beradaptasi, mengelola stres, dan menemukan kedamaian batin di tengah rintangan.
Keseimbangan (harmony) adalah tentang menjaga keharmonisan batin, suatu keadaan di mana pikiran, emosi, dan tindakan kita selaras dengan nilai-nilai dan tujuan inti kita. Ini tentang menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan kita—pekerjaan, hubungan, pertumbuhan pribadi—tanpa membiarkan satu elemen pun mengganggu jalan kita.
Ini adalah seni merangkul ketidakpastian dan mengubah rintangan menjadi peluang untuk bertumbuh.
Informasi Kesehatan dan Pengobatan Spiritual dapat juga Anda ikuti melalui:
1. Channel Youtube MDA Care Hotline :
@mdacarehotline4521
2. Channel Youtube Majelis Dakwah Al-Hikmah: @majelisdakwahal-hikmah4366
3. Website Surat Kabar Jenius Online : www.skjenius.com
Contact Person: 081517291475 (Kyai Ageng Khalifatullah).



