MENYEDIHKAN...........‼️😰😭Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik, TPT Indonesia pada November 2025 tercatat sekitar 4,74 persen, dengan jumlah pengangguran mencapai lebih dari 7 juta orang. Padahal ancaman PHK Massal terus bergulir.
Parahnya lagi Global Risks Report 2026: WEF Ingatkan Ancaman Pengangguran di Negara Berkembang, Termasuk Indonesia. Laporan Global Risks Report 2026 yang dirilis World Economic Forum (WEF) memberi peringatan keras bagi perekonomian global, termasuk Indonesia.
Minimnya peluang ekonomi (lack of economic opportunity) kini menjadi salah satu dari sepuluh risiko global terbesar dalam jangka pendek. Pastas saja, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI mengungkap sebanyak sekitar 51.000 lulusan S1 dan S2 masuk kategori putus asa atau discouraged workers dan berhenti mencari pekerjaan.
Karuan saja penderitaan rakyat kecil makin meningkat ditengah ketidakpastian ekonomi Indonesia yang suram di tahun 2026 ini. Ditambah lagi, biaya kebutuhan hidup terus melangit. Padahal cari uang susah, daya beli merosot. Utang riba pun makin melilit, akibatnya dompet tambah menjerit.
Secara keseluruhan, menanggulangi dampak meningkatnya pengangguran di tengah ketidakpastian ekonomi dapat dicapai melalui pemberdayaan masyarakat dengan program diantaranya pelatihan keterampilan, pengembangan UMKM, pemberdayaan pemuda, dan kolaborasi lintas sektor.
Semua elemen masyarakat, pemerintah, dan pihak industri, perlu bekerja sama untuk mengatasi pengangguran dengan pemberdayaan masyarakat.
Bentuk kerjasama tersebut seperti menyediakan pelatihan, akses modal, dan dukungan pasar untuk produk lokal. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan peluang kerja yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan umum.
Dalam upaya membantu pemerintah dan meringankan beban rakyat, Spiritual Solution bekerjasama dengan Cipta Usaha Kreatif Menawarkan Program "Workshop Anti Nganggur".
Workshop Anti Nganggur adalah program pelatihan kerja berbasis praktik yang dirancang untuk mengurangi angka pengangguran dengan membekali peserta keterampilan teknis (menjahit, teknisi AC, las, IT) dan sertifikasi kompetensi.
Pendidikan keterampilan sangat penting untuk menjembatani teori akademis dengan kebutuhan dunia nyata, meningkatkan daya saing di pasar kerja, serta membentuk kemandirian dan kreativitas. Keterampilan ini, baik teknis maupun soft skills (sosial/emosional), membantu individu beradaptasi dengan perubahan industri dan memecahkan masalah kehidupan yang kompleks.
PROGRAM dan PELATIHAN Terkait:
1. Channel Youtube Cipta Usaha Kreatif: Kanal digital untuk mempermudah akses informasi kewirausahaan.
2. Pelatihan BLK: Pelatihan gratis berbagai bidang seperti teknik kendaraan ringan, tata boga, operator komputer, dan desain grafis.
3. Pelatihan Spesifik: Seperti Medicinal Herbs di Rumah Sehat Al-Hikmah. Melatih calon Ahli Terapi Herbal.
4. Majelis Dakwah Al-Hikmah: Program Dakwah Konsultasi Problem Solving Anti Nganggur yang fokus pada pendidikan mental entrepreneur.
TUJUAN dan MANFAAT:
1. Siap Kerja: Peserta mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui dan relevan dengan kebutuhan industri.
2. Wirausaha: Membekali kemampuan untuk berwirausaha mandiri.
3. Konektivitas: Mempertemukan pencari kerja langsung dengan perusahaan (khusus aplikasi Anggur).
Semoga melalui Workshop Anti Nganggur dapat dicetak para enterpreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja untuk dirinya dan masyarakat di sekitarnya. (az).



