Ramadhan Nikmat Besar yang Tidak Ada Bandingnya.
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat. Banyak anugerah yang Allah berikan pada umat Nabi Muhammad pada bulan penuh pengampunan tersebut.
Allah mengistimewakan umat Nabi Muhammad dengan nikmat-nikmat yang agung dan pemberian yang mulia. Bahkan, sebagian anugerah Allah berikan secara khusus hanya kepada umat ini, yang tidak kepada umat-umat sebelumnya.
Bagiku ada 7 NIKMAT YANG AKU RINDU DALAM RAMADHAN itu, sebagai berikut:
1. Nikmat Shaum itu tiada tara. Makan Sahurnya Nikmat. Nikmat Berbuka.....Bertambah lagi.. Ibadah pun terasa lebih khusyu'. Do'a-do'a yang dilangitkan cepat terkabul. Tadarus Qur'an Menggetarkan Jiwa. Hati Semakin Tentram.
Ia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah ibadah komprehensif yang menyentuh dimensi spiritual, fisik, dan sosial manusia.
2. I'tikaf Bercengkrama dengan Allah. Dalam sunyi I'tikaf, aku duduk bersimpuh di Mihrab Masjid Baiturrahman di antara Tiang dan Mimbar, Taqarrub pada-Nya. Berkontemplasi, melakukan Transformasi Diri. Berusaha meningkatkan kualitas spiritual, melampaui ritual biasa, seraya mendekatkan diri kepada Allah.
Sampai pada puncaknya Dia berkenan membuka tabir yang selama ini membatasi aku dengan-Nya. Dia pun berkehendak memberikan jawaban dan petunjuk atas do'a-do'a yang selama ini kulangitkan.
Aku pun Bercengkrama dengan-Nya dalam Zikir.
3. Jumpa Lailatul Qadar. Ketika Ramadhan mencapai selikur (21 hari). Pintu Langit pun terbuka semakin lebar. Saat itulah perjumpaan kita dengan Lailatul Qadar makin dekat.
Semoga Allah Meridhai, saat kita sedang Qiyamul Lail (shalat malam) di Masjid, air mata menetes memohon ampunan, dan saat itu bertepatan dengan turunnya Lailatul Qadar. Nilai ibadah kita malam itu lebih baik dari beribadah selama 1.000 bulan (83 tahun).
4. Dahsyatnya Zikir dikala Perut Kosong. Saat perut kosong ketika puasa adalah momentum terbaik untuk Zikir. Jika Anda sedang berlatih Zikir menuju kesadaran, rasa lapar dapat membantu Anda mencapai pengalaman Zikir yang intens, karena hal itu meningkatkan kemampuan emosional Anda.
Saat Anda lapar, pikiran Anda mencapai keadaan waspada karena naluri evolusioner, dan Berzikir ketika indra Anda tajam dan terfokus membantu Anda terhubung lebih baik dengan diri Anda yang lebih dalam dan pada puncaknya, merasakan kehadiran Allah dalam Qalbu (Manunggaling Kawulo Gusti).
5. Puasa itu Meningkatkan Derajat Kesehatan. "Shumu Tashihhu" (Berpuasalah, niscaya kamu akan sehat) , diriwayatkan oleh Ath-Thabrani. Bahkan, secara medis puasa terbukti menyehatkan - seperti mengontrol kolesterol dan gula darah.
Ya.....Puasa, tentu saja akan menurunkan berat badan melalui pembakaran lemak, mengurangi peradangan kronis, dan meningkatkan kesehatan jantung dengan memperbaiki kadar kolesterol.
Puasa juga meningkatkan fungsi otak, memicu autofagi (pembersihan sel rusak).
6. Rezeki Datang dari Segala Arah. Ramadhan sesungguhnya adalah puncak kehadiran rezeki seseorang dalam satu tahun.
Makanya selama Ramadhan rezeki datang seakan tak berpintu, dia datang dari berbagai penjuru dunia. Berbagai peluang usaha pun terbuka selama Ramadhan.
7. Bahagia Saat Berbuka Bersama Keluarga. Saat bedug maghrib terdengar merdu. Aroma takjil menyapa kalbu. Duduk bersama di meja kayu. Melepas penat, rindu pun menyatu. Nikmat Allah mana yang didustakan?
Berkumpul keluarga, berkah Ramadan. Seteguk air, sebutir kurma, Terasa surga di meja sederhana. Bukan sekadar kenyang yang dicari, Tapi nikmat taat yang meresap di hati.
Suasana Ramadhan yang demikian syahdu. Aroma yang begitu harum semerbak. Memberikan kenyamanan dalam kalbu. Kedamaian yang Kau-bawa kepada kami. Pada kuasa-Mu kami peluk Nasuha Ya... Rabb...! Kami bersimpuh, mengetuk pintu ampunan-Mu.(az)



