Semoga Anda tidak mengalaminya!🙏 Namun bukan mustahil ada orang yang sudah berobat sampai ke Penang, Malasia dan Hospital Queen Elizabeth di Singapura, tapi sampai hari ini tak belum sembuh juga.
Jika ada di antara Sobat-sobatku yang sedang menghadapi penyakit yang tak kunjung sembuh, maka ada baiknya sejenak bertenang diri. Tafakkur lah sejenak, seraya bertanya pada diri sendiri, "Apakah Penyakit ini, sebagai Ujian atau Teguran⁉️"
Pasalnya, penyakit bisa menjadi teguran Allah SWT untuk mengingatkan hamba-Nya akan dosa. Sekaligus menyapa mereka karena sudah terlalu lama tenggelam dalam kesibukan dunia. Sehingga lupa pada-Nya.
Inilah sapaan mesra dari Allah, sebagai bentuk dari kasih sayang Sang Pencipta yang mendorong hamba-Nya untuk bertaubat dan kembali kepada jalan yang benar.
Maka segeralah bertaubat. Yuk...! Kita perbaiki diri, mohon ampun, dan minta keridhaan orang lain jika ada kesalahan.
Seiring dengan itu tetap berdo'a memohon kesembuhan (seperti doa Nabi Ayub) dan berikhtiar dengan pengobatan yang halal, karena ini adalah perintah Nabi.
Hubungan pengobatan dengan keimanan sangat erat dan saling mendukung, di mana iman memperkuat mental dan kepatuhan pasien terhadap terapi medis, sementara pengobatan modern adalah ikhtiar fisik yang dianjurkan agama untuk menjaga kesehatan sebagai ibadah, menunjukkan bahwa keduanya bisa berjalan harmonis untuk penyembuhan holistik, bukan saling menolak.
Keimanan membantu mengatasi kecemasan dan harapan, sementara ilmu pengobatan adalah alat untuk memulihkan tubuh fisik, keduanya merupakan bagian dari usaha penyembuhan yang lebih besar.
Psikoterapi dan Kekuatan Iman adalah dua pendekatan yang sering kali saling melengkapi dalam membantu individu yang mengalami depresi atau masalah kesehatan mental lainnya.
Psikoterapi, seperti terapi kognitif perilaku atau terapi bicara, bertujuan untuk membantu individu memahami dan mengelola pikiran, perasaan, dan perilaku yang mungkin menyebabkan atau memperburuk depresi.
Di sisi lain, Keimanan memberikan landasan spiritual yang kuat, menawarkan harapan, kekuatan, dan pemahaman bahwa Allah selalu ada untuk memberikan dukungan dan penghiburan. Ketika digabungkan, psikoterapi dan Keimanan dapat memberikan dukungan yang komprehensif bagi individu yang sedang mengalami depresi. (az).



