-->
logo

7 Kunci Spiritual Membuat Anda Tetap Bahagia Dan Sejahtera Di Tengah Prahara Corona

Hot News

Hotline

7 Kunci Spiritual Membuat Anda Tetap Bahagia Dan Sejahtera Di Tengah Prahara Corona


SKJENIUS.COM, JAKARTA.--Subhanallah🙏 Darurat kesehatan karena prahara COVID-19 yang berkepanjangan akan memperburuk kondisi di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang, meskipun yang lebih buruk mungkin adalah krisis ekonomi yang membayangi. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bisa terkontraksi mencapai minus 2 persen. Kemungkinan Indonesia terperosok ke jurang resesi⁉️🤭

Tidak ada yang meragukan bahwa COVID-19 adalah salah satu ancaman paling mengerikan yang pernah dihadapi Indonesia. Namun, di tengah kebingungan dan kecemasan itu, sebagai seorang Spiritual Business Consultant, saya melihat ada tanda-tanda harapan dan solidaritas yang semakin kuat, rasa, keinginan untuk kebersamaan dan Gotong Royong.

Semangat kebersamaan dan Gotong Royong inilah yang memberi kita harapan. Dalam masa krisis ini, kita semua adalah tetangga di dunia, dan kesuksesan hanya akan tercapai ketika sebanyak-banyaknya orang di sekitar kita dapat dibantu. Syukurlah, rasa tanggung jawab bersama ini telah menjadikan Nusantara Bersatu dalam cara yang belum pernah kita lihat selama beberapa waktu, dan contoh-contohnya ada di mana-mana.

"Khoirunnas anfa'uhum linnas." Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Disahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)

Itulah karakter yang harus dimiliki oleh orang Muslim yang hidup di Bumi Nusantara ini. Bukan hanya mencari manfaat orang lain atau memanfaatkan orang lain. Tapi kita juga harus bisa mengimplementasikan konsep Islam yang penuh dengan cinta, yaitu memberi dan berjama'ah. Apabila kita bisa bermanfaat bagi orang lain, maka kebaikan juga akan kembali kepada diri kita sendiri. 

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, melalui tulisan ringkas ini, saya ingin berbagi 7 Kunci Spiritual yang akan membantu Anda untuk merasa tidak terlalu terbebani oleh berbagai peristiwa duniawi. Semoga Anda termasuk diantara orang yang sukses, bahagia dan sejahtera di tengah wabah Covid-19 ini.

Pertama : Tingkatkan Iman dan Taqwa. Mari kita sadari bahwa Kebahagiaan dan Kesejahteraan hidup tak ada kaitannya dengan Usaha dan Kerja Keras kita. Ketahuilah saudaraku, semua orang akan merugi, kecuali yang beriman dan beramal shaleh. Maka, Iman-Taqwa Kunci Utama Keberkahan Suatu Negeri.

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. al-A’raf : 96).

Kedua : Jihad fi Sabilillah. Jadilah Pejuang Allah. Berjihad di jalan Allah untuk membela kaum tertindas, menyantuni yatim dan dhuafa serta memberdayakan masyarakat marjinal yang terpinggirkan.

“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.” (QS. ash-Shaff: 10-12).

Ketiga : Harmonis dengan Allah, Seirama dengan sesama Manusia dan Selaras dengan Alam sekitar. Sumber-sumber kebahagiaan tersebut dalam ajaran Islam bersumber dari tiga keharmonisan, yaitu secara Vertikal, Hablum Minallah (manusia dengan Allah), secara Horizontal, Hablum Minannas (manusia dengan sesama) dan Hablum min al-Bi’ah (manusia dengan alam lingkungan).

Islam bukanlah agama yang memerintahkan untuk hanya beribadah saja kepada Allah tanpa memikirkan kehidupan dunia, begitu pun sebaliknya tidak juga hanya mengejar kehidupan dunia saja. Tetapi setiap ibadah itu harus seimbang antara dunia dan akhirat, antara diri, Allah dan lingkungan.

Keempat ; Berzikir setiap waktu dan keadaan. Insya Allah dengan zikir yang dilaksanakan secara istiqomah akan memberi Pencerahan kepada Hati dan Pikiran kita.

Akal (rasional) manusia akan selalu mendapatkan pencerahan dari hati dengan “Nur Ilahiyah ” sebagai buah dari zikir yang dijalani. Sehingga aktivitas akal dan pikiran-yang terkadang suka berlebihan-dapat terkendali dengan kekuatan aqidah (spiritual) yang benar

KelimaDayagunakan Potensi Diri secara Berkelanjutan. Potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi. Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang. Setiap orang memilikinya, gali, kembangkan dan dayagunakanlah semaksimal mungkin sesuai Petunjuk-Nya.

Keenam : Amal Shaleh. Berkarya untuk umat. Persembahan karya terbaik kita untuk Melayani Umat. "Trus Karyo Tataning Bhumi," berbuat baiklah untuk kemajuan masyarakat. "Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe."Artinya, Tidak mengharapkan Pamrih ,Giat dan sungguh dalam bekerja, demikian sebuah falsafah Nusantara yang selayaknya di anut dan di jalankan serta di pegang teguh dalam situasi krisis ekonomi saat ini. 

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang indah dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS an-Nahl : 97).

Ketujuh : Sedekah. Sedekah bisa mendatangkan banyak rezeki bagi siapa saja. Allah SWT memberikan banyak keajaiban sedekah untuk umat muslim yang melakukannya. Sedekah akan membuat hidup kita bahagia dan sejahtera.

Dengan begitu, marilah bersedekah! Sedekah tidak akan membuat kita kekurangan, melainkan Allah tambahkan lagi nikmat pada kita. 

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah : 261).

Akhirul Kalam, Tiada alasan bagi kita untuk menyalahkan dan mengumpat siapa pun dalam masa-masa pandemi Covid-19. Sebab, tiada sebuah kejadian yang diciptakan Allah kecuali sebagai bahan refleksi agar kita selalu sadar diri. Tetaplah Bahagia dan Sejahtera di Tengah Pandemi. (az).


This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.