Jakarta, SKJENIUS.COM.- Sekiranya boleh memilih, sebagai seorang consultant and business spiritual trainer, tentu saya memilih klien dari kalangan perempuan. Pasalnya, berdasarkan pengalaman saya sekitar 25 berkecimpung dalam dunia spiritual, ternyata Muslimat lebih mudah dan lebih cepat dalam memahami, menggali dan mengembangkan KEKUATAN SPIRITUAL mereka. Namun Allah melarang kita pilih kasih dalam membimbing hamba-Nya.
Sebagai seorang pelatih spiritual, saya banyak berhubungan dengan orang dari berbagai kalangan dan profesi. Karena itu, saya menemukan bahwa ketika membantu mereka agar terhubung dengan DIRI mereka yang SEJATI, ternyata Kaum Hawa lebih mudah menemukannya. Maka, mereka pun lebih cepat MERASAKAN manfaat kekuatan spiritual mereka dibandingkan Pria dalam tempo yang sama. Mungkin karena, jauh di lubuk hati setiap wanita memiliki KERINDUAN untuk menjadi seseorang dalam dirinya sendiri yang seharusnya menyadari dirinya sendiri, percaya diri dan terkendali.
Ketika kita berbicara tentang kekuatan spiritual, kita sebenarnya merujuk pada kekuatan ASLI dari DIRI untuk menjadi UTUH dan bebas dari jaringan DOMINASI dan penindasan, bebas dari kebutuhan untuk ADA demi orang lain. Sayangnya, selama 81 Indonesia merdeka, Kaum Perempuan tidak banyak yang berkecimpung di dunia spiritual. Sehingga mereka belum sepenuhnya memanfaatkan kekuatan spiritual mereka. Padahal, KEKUATAN SPIRITUAL adalah kunci sukses dalam meraih KEBAHAGIAAN, KESEJAHTERAAN dan KEKAYAAN.
Karena itu, masih adanya KESENJANGAN Gender, bukan hanya disebabkan mereka sering tidak diperlakukan sama dengan pria baik sebagai pemimpin spiritual atau pencari spiritual, tapi juga disebabkan kurangnya minat kaum perempuan memasuki Dunia Spiritual itu sendiri. Jadi, kurangnya KESETARAAN yang terjadi sampai hari ini, menemukan akarnya tidak hanya dalam sistem sosiologis dan budaya, tetapi lebih khusus dalam tingkat KESADARAN, di mana spiritualitas dan sikap para Muslimat itu pada akhirnya didasarkan.
Sehubungan dengan hal itulah, Spiritual Business Consultant menjalin kerjasama dengan Majelis Taklim Kaum Ibu Masjid Baiturrahman dalam mengadakan “Spiritual Empowerment Training for Women” (SET-W). Program Pelatihan ini adalah training unik yang dirancang khusus untuk Pengembangan Kepribadian dan Spiritual seorang wanita, yang membebaskan dan membantu untuk mengetahui sifat feminin, dan mengungkap kejeniusan feminin serta bakat dan kekuatannya yang luar biasa!
Ini adalah kursus pelatihan yang tidak didasarkan pada teori abstrak atau semangat antusiasme yang singkat, melainkan pada praktik nyata dan pengetahuan esensial, yang, ketika dipraktikkan, berubah menjadi hasil kehidupan nyata yang menakjubkan. Alhamdulillah, Spiritual Empowerment Training for Women” (SET-W), telah berhasil meningkatkan kualitas hidup banyak wanita selama lebih dari 25 tahun. Membantu ribuan wanita untuk mengetahui potensi sensual, fisik, dan spiritual mereka.
Ini bukan hanya satu-satunya kursus pelatihan jangka panjang dengan kualitas yang sangat tinggi untuk wanita di Nusantara tetapi juga mencakup program spesifik kursus pelatihan singkat. Program pelatihan terdiri dari teknik-teknik yang paling efisien yang menyatukan praktik spiritual Budaya Nusantara tentang PENYINGKAPAN diri dan TEKNIK ZIKIR AL-HIKMAH, serta pengetahuan psikologis terbaru. Ini adalah kursus pelatihan yang membuka makna dan kemungkinan baru untuk realisasi diri dalam kehidupan setiap Muslimat Nusantara. Ini adalah pengetahuan dan praktik yang membantu untuk mengetahui dan mengaktifkan sumber daya tertentu yang ada di alam setiap Muslimat.
Wanita akan menjadi PEMIMPIN SPIRITUAL di tengah masyarakat, BISNIS maupun politik ketika mereka sendiri MENYADARI bahwa mereka memiliki KAPASITAS dan ATRIBUT yang diperlukan untuk memainkan peran seperti itu. Perubahan kesadaran yang dibutuhkan adalah untuk menjauh dari perasaan dan sikap yang tidak layak dan untuk melihat KEKUATAN yang terkandung dalam diri. Kualitas feminin seperti cinta, toleransi, kasih sayang, pengertian, dan kerendahan hati adalah kualitas kepemimpinan.
Mereka juga dibutuhkan untuk kemajuan spiritual, karena tanpa mereka, SULIT kita mengarungi kehidupan ini dan mencapai REALISASI DIRI. Setiap manusia memiliki sifat-sifat itu tetapi wanita lebih mudah dan alami dapat memanfaatkannya, karena perasaan CINTA dan PENGABDIAN seringkali lebih alami bagi Muslimat, dikombinasikan dengan rasa disiplin dan ketertiban yang mendalam. Wanita tahu bagaimana melayani dan bagaimana memberi. Seorang pemimpin sejati memimpin melalui teladan.
Mungkin inilah makna yang terkandung dalam Falsafah : “PEREMPUAN adalah tiang negara, maka apabila perempuan itu baik, akan baik pula negaranya, dan apabila perempuan itu rusak, maka akan rusak pula negaranya.” (az).



