ZIKIR PENYEMBUHAN : Penyakit Diurai dengan Yang Tak Terhingga = Sembuh
Alhamdulillah. Setelah memberikan Spiritual Healing selama 2 bulan di Kota Paris, Prancis pasien yang menderita Endometriosis, atas izin Allah sembuh total. Dia sangat bersyukur karena merdeka dari siksaan selama puluhan tahun. Endometriosis adalah penyakit kronis di mana jaringan endometrium (lapisan rahim) tumbuh di luar rahim, menyebabkan nyeri panggul hebat, terutama saat menstruasi atau berhubungan seks, serta potensi masalah kesuburan
Sebagai satu wujud syukur, atas kesembuhan dari penderitaan yang puluhan tahun itu, keluarga pasien mengadakan tasyakuran dengan mengundang seluruh keluarga besar mereka, termasuk yang non muslim. Nah, pada waktu diadakan Tasyakuran, muncullah pertanyaan dari pihak keluarga pasien, "Mungkinkah proses penyembuhan dengan Kekuatan Iman, Zikir dan Do'a dapat dijelaskan secara ilmiah dengan penjelasan yang dapat diterima logika?"
Karena yang saya hadapi adalah orang-orang Prancis yang sudah terbiasa berpikir logus dan kritis, saya pun berupaya menjelaskan rumus Kekuatan Iman dan Do'a untuk Penyembuhan Berdasarkan Ilmu Pengetahuan (Sains) dengan menggunakan Rumus Matematika. Sebagaimana kita ketahui dalam pelajaran matematika di SMA, istilah "tidak terhingga" pasti sering terdengar
Tidak terhingga (unlimited) adalah bilangan yang nilainya sangat besar sekali, dituliskan dengan symbol (∞). Besarnya tidak bisa diperkirakan, karena nilainya tidak terbatas. Seperti itulah pengertian singkatnya.
Keluarga pasien saya berikan satu contoh yaitu dalam memahami definisi sederhana, 1/~ , 1/0, 0/0, dan teman-temannya, plus perenungan memahami mereka.
Selanjutnya saya mengajak mereka untuk sama-sama membahas 1/~ (satu per tak hingga) yang hasilnya adalah nol. Karena, mungkin banyak yang sudah tahu bahwa 1/0 nilainya bisa menjadi dua jenis, bisa menjadi ‘tak terdefinisi’ atau ‘tak hingga’.
Contoh :
1/10 = 0,1
1/1000= 0,001
1/100000 = 0,00001
1/10000000 = 0,0000001
dst.
Tapi, 1/~ = 0
Kenapa? Dari contoh sudah didapatkan pola, bahwa jika satu dibagi sepuluh, hasilnya 0,1. Dan, satu dibagi sepuluh juta, hasilnya 0,0000001. Semakin dibagi dengan bilangan besar, hasil semakin mendekati nol.
Tak Terhingga merupakan sesuatu yang tak berbatas. Sehingga, satu dibagi tak hingga nilainya akan nol. Memang, hasilnya akan banyak nol dibelakang koma, tak terhitung malah, karena yang dibagi saja tak berhingga. Jadi, 1/~(satu per tak hingga) hasilnya sama dengan nol. Sebenarnya, tidak hanya satu saja. Berapapun nilainya, jika dibagi tak hingga akan menjadi nol.
Perenungannya seperti apa?
Kita sebagai manusia adalah sekumpulan bilangan real, dan Allah adalah Dzat yang memiliki Kekuasaan Tak Hingga. Satu orang, jika dibandingkan dengan Allah, ia akan menjadi nol, kosong. Berapapun jumlahnya, ribuan, bahkan jutaan atau milyaran orang, jika dibandingkan dengan kekuasaan-Nya, maka hasilnya akan nol. Tidak ada apa-apanya jika dibandingkan Sang Pencipta.
Melihat Ciptaan-Nya saja, misal ruang angkasa, Bumi beserta isinya, kita sebagai manusia tidak ada apa-apanya. Satu hal ini mengajarkan agar sama sekali tidak dianjurkan untuk sombong. Ighfirli Yaa Rabb.
Jika rumus tersebut kita pakai dalam teori pengobatan dengan kekuatan iman, do'a dan zikir, maka akan diperoleh rumus :
Satu Penyakit / Asma Allah (tak hingga) = Nol.
Artinya, Apapapun penyakit yang diderita seseorang jika diurai dengan Kekuatan Allah yang Tak Terhingga (Unlimited) maka penyakit itu akan sirna (0).
Why? Berapapun banyak penyakit seseorang, jika dibandingkan dengan dahsyatnya Kuasa Allah, penyakit itu akan lebur dan menjadi nol. Asalkan bersungguh-sungguh dalam Berdo'a dan Berzikir sebelum embus napas dihentikan, sebelum ajal menjemput.
Semoga uraian inipun dapat bermanfaat bagi pembaca. Mohon maaf jika banyak salah kata dan penafsiran. Menerima apapun koreksian dalam rangka-rangka kebaikan dan perbaikan untuk kita semua.(az)
Hikmah
This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.
Similar Articles
Kesehatan



