Ngeriiiiih.....‼️🤭 Mengawali 2026 dengan sengkarut ekonomi Indonesia yang suram karena ditopang fondasi yang rapuh.
Karuan saja banyak orang was-was menatap 2026. Bahkan rasa cemas dan kegelisahan publik tak bisa diungkapkan dengan satu kata saja.
Parahnya lagi, PHK massal masih berlanjut, cari kerja susah, daya beli makin melorot, pasar sepi, dagangan tak laku, omzet anjlok, sementara biaya hidup makin tinggi, harga kebutuhan pokok terus melangit, utang pinjol pun melilit⁉️😨
Siapa yang tak akan resah dan gelisah di tengah ketidakpastian ekonomi. Parahnya lagi, Krisis global diproyeksikan mengancam tahun 2026, ditandai dengan risiko stagflasi, konfrontasi geoekonomi, dan konflik geopolitik yang berpotensi memicu resesi terburuk dalam setengah abad.
Oleh karena itu untuk menjaga ketenangan di tengah situasi ini diperlukan perpaduan antara optimalisasi manajemen keuangan pribadi dan ketahanan mental. Untuk itulah kita membutuhkan perjalanan spiritual menuju menuju kesadaran penuh (mindfulness) dan kebahagiaan abadi (Eternal Bliss).
Perjalanan menuju kesadaran penuh (mindfulness) dan kebahagiaan abadi (Eternal Bliss)
melibatkan pengembangan kesadaran saat ini, tanpa menghakimi, dan welas asih terhadap diri sendiri untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan.
Praktik ini sering dimulai dengan zikir, pernapasan dalam, dan pengamatan sadar terhadap kehidupan sehari-hari, yang mengubah cara seseorang berhubungan dengan pikiran dan emosi. Elemen kuncinya meliputi penerimaan, kesabaran, dan melepaskan (Nrimo ing Pandum)
Zikir adalah praktik mengingat Allah (zikir) menuju kesadaran penuh (mindfulness) untuk mencapai ketenangan hati, kesehatan mental, dan kedekatan spiritual. Teknik ini menggabungkan zikir lisan dan hati dengan pengaturan napas, membantu individu fokus pada masa kini, mengurangi kecemasan, dan menerima ketentuan Allah.
The Joy with Zikir: "A Journey Towards Mindfulness and Eternal Bliss", memberi Anda pengalaman dan sensasi kebahagiaan (the sensation of happiness) yang menyertai proses zikir sebagai sebuah Perjalanan Menuju Kesadaran dan Kebahagiaan Abadi.
Zikir meningkatkan kedamaian emosional, mengurangi stres, dan meningkatkan kesadaran. Berikut ini Teknik dan Praktik Zikir Menuju Mindfulness and Eternal Bliss:
1. Zikir Nafas: Teknik populer yang menggabungkan zikir dengan napas. Tarik napas sambil mengucap "Ya Rahman" (dalam hati), lalu hembuskan sambil mengucap "Ya Rahim".
2. Zikir Ketenangan: Mengucapkan Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), dan Allahu Akbar (34x) untuk meredakan gundah.
3. Fokus dan Khusyuk: Menghadirkan hati sepenuhnya saat berzikir untuk membersihkan jiwa dan menghindari pikiran menyimpang.
4. Integrasi dengan Aktivitas: Mengintegrasikan zikir sebagai alat praktik melatih pikiran untuk fokus, meningkatkan kesadaran diri, dan mencapai ketenangan batin dengan kegiatan sehari-hari seperti shalat dan amal shaleh.
5. Kolaborasi dengan Puasa:
Mengkolaborasikan zikir dan puasa membantu Kita mencapai kondisi zikir yang lebih lhusyu'.
Saat Kita lapar, pikiran mencapai keadaan waspada karena naluri evolusioner, dan berzikir ketika indra tajam dan terfokus membantu Kita terhubung lebih baik dengan diri yang lebih dalam dan tubuh.
Jadi, zikir sesungguhnya adalah "Sebuah Perjalanan Batin Menuju Kesadaran" mewakili praktik penggunaan Olah Rasa & Pikir untuk menumbuhkan rasa sukacita batin yang mendalam dan abadi yang ada secara independen dari keadaan eksternal.
Ini adalah perjalanan yang mengalihkan fokus dari kekacauan kehidupan sehari-hari ke momen saat ini, menggunakan teknik seperti pernapasan penuh kesadaran, pemindaian tubuh, dan rasa syukur untuk menumbuhkan welas asih diri dan kejernihan mental.
Perjalanan ini mendorong pelaku untuk beralih dari perasaan "terbebani dan gelisah" oleh dunia menuju pengalaman ringan dan gembira, menjadikannya praktik harian yang berkelanjutan untuk kehidupan yang lebih baik. (az)



