Semua orang ingin BERUBAH, semua bangsa bergerak menuju PERUBAHAN, semua Pemerintahan di berbagai Negara berjuang untuk MENGUBAH Kualitas PERADABAN negerinya. Namun tidak semua orang, bangsa dan pemerintahan MENYADARI bahwa PERUBAHAN itu harus dimulai dari dalam DIRI setiap INDIVIDU yang Menjadi Warga Negara tersebut.
Inilah yang menjadi penyebab MALAPETAKA di Dunia Barat dan negara-negara berkembang saat ini, termasuk Indonesia. Dimana Pembangunan Nasional tidak berlandaskan Pembangunan Sumberdaya Manusia namun lebih mengutamakan Pembangunan Fisik atau Material.
Sehingga saat ini, nyaris MENJERAT seluruh masyarakat dunia hidup dalam satu sistem kapitalisme. Masyarakat, seakan tidak punya pilihan lain. Padahal
Kapitalisme adalah monster yang keji dan menakutkan. Ia hidup subur dalam suasana liberalisme.
Sementara itu, di dunia Barat sendiri, Kemajuan material, Ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata, di samping telah menyuguhkan sejumlah dampak positif berupa kemudahan dan kesenangan hidup, juga telah memunculkan dampak negatif yang mendatangkan PROBLEM bagi kehidupan manusia.
Akibatnya, Manusia di Zaman Now ini mengalami KEGELISAHAN, Penyakit Psychosomatic, Kena Virus Individualistis, Kemerosotan Akhlak, Hedonistic dan mengalami KEGERSANGAN SPIRITUAL. Kehidupan modern yang cenderung menuntut pola pandang serba rasional, cara kerja efisien dan efektif dengan kecepatan dan volume kerja yang semakin meningkat sering mengabaikan hal-hal lain yang juga sarat mengandung MAKNA hidup. Akibatnya manusia modern mengalami krisis kejiwaan dalam hidupnya yang merupakan manifestasi dari KRISIS SPIRITUAL.
Karena itulah, penting dan mendesaknya upaya menghadirkan nilai-nilai spiritual sebagai sistem kehidupan ini karena peradaban modern yang didominasi peradaban Barat Kapitalis tersebut telah GAGAL membangun moralitas dan spiritualitas manusia. Penyembuhan spiritual memiliki dasar yang kuat dalam Islam umumnya dan tasawuf khususnya.
Berdasarkan pengalaman yang terjadi pada masyarakat modern Barat di atas, maka satu-satunya solusi yang dapat menyelamatkan masyarakat modern dari berbagai permasalahan yang mereka hadapi adalah ajaran tasawuf atau mistisisme dalam Islam. Maka Tasawuf adalah Solusi Terhadap Kegelisahan dan Kegersangan Jiwa Masyarakat Modern.
Dalam hal ini Syaikh Inyiak Cubadak menegaskan”THARIQAT” atau “jalan rohani” yang biasanya dikenal dengan tasawuf atau sufisme adalah merupakan dimensi kedalaman dan kerahasiaan dalam Islam. Intisari ajaran tasawuf bertujuan memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Allah, sehingga seseorang merasa dengan kesadarannya itu berada di hadirat-Nya.
Selanjutnya tasawuf melatih manusia agar memiliki ketajaman batin dan kehalusan budi pekerti. Karena itulah, Guru Spiritual kita, Allahyarham KH Muhamad Zuhri mengingatkan bahwa Transformasi Nilai-Nilai Tasawuf ke dalam kehidupan Manusia Modern adalah jawaban, sekaligus penawar dan SOLUSI atas berbagai KEGELISAHAN, KECEMASAN dan PROBLEMATIKA hidup yang dihadapi manusia. (az).



