IRONIS.......‼️🤭 Sebagai seorang Konsultan Spiritual saya sering bertemu orang yang miskin secara finansial, tapi bisa tidur nyenyak dan selalu tertawa ceria. Namun banyak klien saya, orang kaya yang tidurnya gelisah, jangankan tertawa tersenyum pun sulit, bahkan tiada henti mengeluh resah.
Saya sendiri sudah 29 tahun tidak bekerja, gajian pun belum, karuan saja pensiun tak ada yang memberi. Namun setiap hari tetap ceria melayani klien yang gelisah dan mengeluh karena berbagai Problematika Kehidupan yang mereka hadapi. Padahal mereka adalah pengusaha, pedagang, karyawan, bahkan tidak sedikit yang jadi manajer atau direktur suatu perusahaan.
Berdasarkan pengalaman selama puluhan tahun menjadi Konsultan Spiritual, ternyata Bersyukur itu tergantung manusianya bukan karena pangkat, jabatan maupun hartanya.
Bersyukur di kala lapang dan sabar dalam kesulitan adalah kunci kebahagiaan dan ketenangan hidup, di mana syukur menjaga hati dari kesombongan atas nikmat, sementara sabar mencegah keputusasaan saat ujian datang.
Keduanya merupakan dua sisi mata uang iman yang saling melengkapi, menjadikan setiap keadaan—suka maupun duka—sebagai ladang Amal Shaleh yang berbuah pahala dan kehidupan yang indah.
Saat ini kita memang sedang memasuki masa suram, pasalnya kehidupan masyarakat semakin sulit. Mencari kerja tetap susah. Banyak PHK. Investasi tidak mudah masuk ke Indonesia. Harga-harga terus meningkat sedangkan gaji tidak meningkat signifikan.
Masyarakat harus berjuang sendiri ditengah kebijakan pemerintah yang kurang pro rakyat kecil. Banyak pengusaha UMKM mengeluh semakin tahun semakin sulit. Pedagang pun demikian, untuk mendapatkan pembeli sangat sulit, kondisi pasar pun sepi.
Saat ini langit terasa begitu kelam, langkah terasa berat, dan harapan seakan menjadi kabut yang enggan sirna. Hati seakan remuk, napas terasa sesak, dan dunia seolah menyempit dalam genggaman takdir yang tak bisa ditolak.
Di sanalah, rakyat Indonesia berdiri di persimpangan, antara bertahan atau menyerah, antara meratap atau mencari makna, antara tenggelam dalam kepedihan atau menemukan kekuatan untuk bangkit.
Namun, Allah tidak membiarkan manusia terperangkap dalam sengkarut ekonomi yang berkepanjangan. Dia menawarkan kehangatan dalam dinginnya kesepian, ketenangan dalam riuhnya kegelisahan, dan harapan dalam pekatnya keputusasaan.
Di antara jutaan solusi yang ada, Allah memberikan dua kunci utama yang mampu menenangkan jiwa dan menguatkan hati: sabar dan syukur.
Sabar dan Syukur adalah Dua Sayap Menuju Ketenangan dan Kemenangan. Dalam sabar, kita menemukan kekuatan. Dalam syukur, kita menemukan ketenangan.
Maka, mari kita resapi makna mendalam dari dua kunci kehidupan ini. Mari kita tenangkan hati dengan keindahan sabar, dan kita hidupkan jiwa dengan cahaya syukur. Karena dalam setiap ujian, selalu ada hikmah.
Jika Anda punya pertanyaan terkait Politik, Ekonomi, Bisnis, Keuangan dan Spiritualitas, silakan hubungi Spiritual Spiritual Consultant di Spiritual Business Consultant.
Silakan juga Anda membaca berita dan artikel Problem Solving dan berbagai Ilmu Pengetahuan tentang Politik, Ekonomi dan Spiritualitas melalui:
1. Channel Youtube Spiritual Solution: @spiritualsolution7085
2. Channel Youtube Majelis Dakwah Al-Hikmah: @majelisdakwahal-hikmah4366
3. Website Surat Kabar Jenius Online : www.skjenius.com
Contact Person: 081517291475 (Kyai Ageng Khalifatullah).



