Malam pertama Ramadhan hujan turun cukup deras. Sesekali terdengar suara guntur menggetarkan jiwa. Langit pun menyala terang oleh kilatan petir. Memberi secercah cahaya ke dalam batin yang sedang suram karena ketidakpastian ekonomi 2026.
Bulan suci telah hadir membawa berkah. Ramadhan mulia, seribu harapan. Di antara do'a dan hati yang rindu.
Bulan ramadhan juga merupakan bulan yang penuh dengan kasih sayang. Dimana di dalamnya terdapat banyak limpahan kasih sayang yang Allah berikan kepada orang mukmin. Satu diantaranya adalah menambah rezeki mereka yang berpuasa.
Dengan segala Keberkahan yang dibawanya, Ramadhan memberi kita peluang menjemput rezeki ke langit sebanyak-banyaknya. Seiring dengan itu kitapun diberi kesempatan untuk melipatgandakan harta sebesar-besarnya. Sehingga Ramadhan adalah Momentum terbaik menuju Kemerdekaan Finansial (Financial Freedom).
Menjemput rezeki ke langit adalah konsep ikhtiar batiniah dan spiritual (jalur langit) yang bertujuan mendekatkan diri kepada sang Pemberi Rezeki (Allah SWT), sehingga rezeki datang melimpah, berkah, dan tanpa disangka-sangka. Konsep ini berlandaskan pada keyakinan bahwa rezeki dijamin oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Az-Zariyat ayat 22.
"Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu"
Makanya usaha menjemput rezeki ke langit itu berfokus meningkatkan ketakwaan, ibadah, dan amalan sunnah agar rezeki yang didapat berkah dan melimpah. Amalan utama meliputi sholat tahajud, dhuha, sedekah subuh, istighfar, membaca Al-Waqiah, dan bertawakal.🙏
Inilah 10 JURUS LANGIT yang MEMBUAT REZEKI MENGALIR dari segala penjuru:
1. Tingkatkan Ketaqwaan: Ketakwaan adalah hasil perpaduan ilmu, amal, dan istiqomah. Hal ini dapat dilakukan dengan Shalat awal waktu, zikir dan tadabbur Al-Quran.
2. Dayagunakan Energy Ilahiyah: Manfaatkan kekuatan batin atau energi spiritual yang bersumber dari Allah (Sumber Rezeki) untuk meningkatkan kualitas hidup, ketenangan jiwa, dan kesehatan.
3. Istighfar, Zikir, Shalat Malam dan Dhuha: Memperbanyak istighfar dan zikir pagi-petang. Shalat Tahajud dan Witir adalah amalan dahsyat, disusul shalat Dhuha di pagi hari.
4. I'tikaf Menjemput Lailatul Qadar: Semoga Allah Meridhai kita Jumpa Lailatul Qadar pada Ramadhan ini.
5. Membaca Surat Al-Insyirah & Al-Waqi'ah: Membaca surat-surat tersebut sebagai bentuk doa.
6. Silaturahim & Bakti Orang Tua: Menjaga hubungan baik dan mendapat restu orang tua (terutama ibu).
7. Syukur : Senantiasa bersyukur atas nikmat agar terus bertambah nikmat yang diterima.
8. Bersikap Nrimo ing Pandum:
Menerima dengan ikhlas, lapang dada atas segala ketentuan dan pemberian Allah.
9. Amal Shaleh Mengikuti Hidayah: Segera Lanksanakan Segala Petunjuk yang diberikan Allah. Langsung eksekusi, kurangi mikir, perbanyak aksi. Yuk....Gaskeun..!
10. Sedekah Setiap hari secara Rutin: Sedekah membuka pintu rezeki dan mendatangkan keberkahan harta. Sekaligus melipatgandakan kekayaan.
Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap ciptaan-Nya bahkan sebelum mereka lahir. Meskipun kerja cerdas sangat penting, kepercayaan pada rencana Allah dan berdo'a memohon rezeki memungkinkan orang beriman untuk menerima rezeki dengan cara yang melampaui usaha mereka.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan para pengikutnya untuk berdo'a memohon kebutuhan mereka, termasuk rezeki. Do'a adalah ibadah yang penting dan cara untuk memohon berkah dan rahmat Allah. Do'a menunjukkan ketergantungan kepada Allah, Sang Pemberi Rezeki Tertinggi, dan memohon rezeki kepada-Nya memastikan bahwa rezeki itu datang dengan cara yang bermanfaat dan penuh berkah.
Nabi SAW juga bersabda:
“Barangsiapa ingin rezekinya berlimpah dan umurnya panjang, hendaklah ia menjaga hubungan kekerabatannya” (Bukhari, Muslim).
Hadits ini menekankan bahwa do'a, bersama dengan menjaga hubungan baik dengan keluarga, dapat meningkatkan rezeki seseorang. (az).



